Jumat, 30 Oktober 2015

instal windows 7


 CARA INSTAL WINDOWS 7

Windows 7 yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Blackcomb dan Vienna, dirilis ke pihak pabrikan tanggal 22 Juli 2009, dan ke masyarakat umum pada tanggal 22 Oktober 2009. Saat pertama kali dirilis, Windows ini memiliki kernel NT versi 6.1 build 7600, yaitu perbaikan dari Windows Vista dimana saat rilis pertama memiliki kernel NT 6.0 build 6000. Windows 7 memiliki keamanan dan fitur yang baru, diantaranya jump list, taskbar yang membuka program dengan tampilan kecil, Windows Media Player 12, Internet Explorer 8, dan fitur baru lainnya.




Gambar 1. Tampilan desktop Windows 7
1.      Persiapan Instalasi
Instalasi Windows 7 dapat dilakukan menggunakan media cakram keras (CD-ROM) atau menggunakan media penyimpanan flash disk. Seluruh proses instalasi Windows 7 dilakukan melalui GUI (Graphical User Interface). Untuk melakukan instalasi, terlebih dahulu pembacaan awal device (Boot Device Priority) yang diatur pada BIOS harus di arahkan ke media yang digunakan. Setelah proses pembacaan media instalasi selesai, kita akan dibawa ke halaman awal proses setup Windows 7.

2.      Pengaturan bahasa, format waktu dan jenis keyboard
Dalam bagian ini, kita dapat menentukan bahasa yang akan diinstall, format waktu dan mata uang serta jenis keyboard yang digunakan.

Gufron Rajo Kaciak

Gambar 2. Setting Bahasa & Keyboard
Untuk Indonesia, jenis keyboard yang digunakan adalah US. Selanjutnya, tekan tombol Next untuk melanjutkan proses instalasi.

Gufron Rajo Kaciak

Gambar 3. Seting Jenis Keyboard untuk Indonesia

3.      Menu Pilihan Instalasi atau Perbaikan
Di bagian ini, jika kita akan melakukan proses instalasi, kita tinggal menekan tombol Install Now. Namun, jika kita akan melakukan proses perbaikan terhadap Windows 7 yang sudah diinstall pada komputer, maka kita dapat menekan bagian Repair your computer.

4.      Lisensi Penggunaan
Selanjutnya akan ditampilkan lisensi penggunaan dari Windows 7. Tandai opsi I accept the licence terms dan kemudian tekan tombol Next untuk melanjutkan proses instalasi.

Gufron Rajo Kaciak

Gambar 4. Lisensi Penggunaan

5.      Pilihan/Opsi Instalasi
Di bagian ini akan diberikan 2 (dua) opsi untuk proses instalasi Windows 7 yang akan dilakukan. Opsi Upgrade igunakan untuk memperbaharui versi Windows yang sudah ada pada komputer, sementara opsi Custom (advanced) digunakan untuk melakukan instalasi baru Windows 7 ke komputer. Selain itu, dengan opsi Custom kita dapat melakukan pembuatan partisi hard disk secara manual, menentukan posisi partisi instalasi dan pengaturan-pengaturan lain yang disesuaikan dengan kebutuhan kita.
Gufron Rajo Kaciak

Gambar 5. Pilihan Instalasi

6.      Pembuatan Partisi Harddisk
Seperti terlihat pada gambar, harddisk yang terpasang belum memiliki partisi sama sekali. Jika kita ingin memisahkan sistem operasi Windows 7 dengan dokumen kerja (data), maka kita harus membuat minimal 2 (dua) partisi. Karena itu, proses pembuatan partisi harddisk harus dilakukan secara manual.
Walaupun tidak dianjurkan, kita dapat membuat partisi secara otomatis dengan menekan tombol Enter, namun partisi yang dibuat hanya ada 2 (dua) buah partisi dimana 1 (satu) partisi dengan ukuran 100 MB digunakan sebagai System Reserved untuk memastikan seluruh fitur Windows 7 bekerja dengan sempurna dan tidak dapat digunakan sebagai lokasi penyimpanan data, karena partisi ini tidak dapat diakses ketika menjalankan sistem operasi Windows 7, dan 1 (satu) partisi lain untuk sistem operasi, sehingga sistem operasi dan dokumen kerja akan berada dalam partisi yang sama.

Gufron Rajo Kaciak

Gambar 6. Partisi Harddisk

Untuk membuat partisi baru atau menambah partisi baru, posisikan kursor pada bagian Unallocated space dan kemudian tekan menu Drive options (advanced) untuk menampilkan opsi pembuatan partisi yang tersedia.

Dalam layar pembuatan partisi, kita dapat menentukan ukuran partisi yang akan kita buat berdasarkan sisa kapasitas (space) harddisk yang tersisa dan ukuran partisi ditentukan berdasarkan satuan Megabyte. Selanjutnya tekan tombol Apply untuk membuat partisi baru yang kita inginkan atau tombol Cancel untuk membatalkan proses pembuatan partisi baru.

Gufron Rajo Kaciak

Gambar 7. Menentukan size partisi

Dikarenakan harddisk belum memiliki partisi master boot record, secara otomatis Windows 7 akan menampilkan peringatan tentang pembuatan partisi tambahan dengan ukuran sekitar 100 MB. Partisi tersebut akan digunakan sebagai sistem tempat pembacaan awal saat komputer dihidupkan. Klik tombol OK untuk melakukan pembuatan partisi.

Gufron Rajo Kaciak

Gambar 8. Peringatan Windows

Jika kita ingin menambah partisi baru, proses yang dilakukan adalah sama. Yang perlu kita ingat adalah, partisi yang dibuat dalam proses ini semuanya menjadi partisi primary, sehingga maksimal partisi yang bisa dibuat hanya 4 (empat) buah partisi. Pembuatan partisi baru juga dapat dilakukan setelah selesainya proses instalasi Windows 7.
Gufron Rajo Kaciak

Gambar 9. Partisi Harddisk

7.      Penentuan Lokasi Installasi Windows 7
Langkah selanjutnya adalah menentukan dipartisi mana Windows 7 akan diinstall dengan cara meletakan posisi kursor pada partisi yang diinginkan. Setelah itu tekan tombol Next untuk memulai proses instalasi Windows 7.

Gufron Rajo Kaciak

Dalam proses instalasi, komputer akan booting ulang beberapa kali dan melanjutkan proses instalasi secara otomatis.
Gufron Rajo Kaciak

Gambar 10. Proses Booting setelah Instalasi

8.      Pembuatan Account Pengguna Windows 7
Setelah proses instalasi awal selesai, langkah selanjutnya yang akan dilakukan adalah membuat account pengguna. Username merupakan account yang akan digunakan untuk login ke dalam sistem operasi, sementara computer name adalah nama dari komputer tersebut. Nama komputer ini terutama akan digunakan untuk pengenalan komputer yang terhubung ke jaringan, selain dari alamat IP (Internet Protocol) masing-masing komputer. Jika kita ingin menambah account-account pengguna lain, kita dapat melakukannya setelah proses instalasi selesai. Penambahan account ini dapat dilakukan pada bagian Control Panel.

Gufron Rajo Kaciak

Gambar 11. Pembuatan Account

Klik tombol Next untuk melanjutkan proses konfigurasi Windows 7.
Gufron Rajo Kaciak

Gambar 12. Pembuatan Account

Proses selanjutnya adalah membuat kata kunci (password) untuk user yang telah dibuat. Klik tombol Next untuk melanjutkan proses instalasi.

Gufron Rajo Kaciak

Gambar 13. Pembuatan Password

9.      Isian Serial Key Windows 7
Di bagian ini, kita akan diminta untuk mengisikan serial atau kunci produk dari Windows 7 yang kita gunakan. Jika kita tidak memiliki kunci produk Windows 7 yang kita gunakan, Microsoft masih memperbolehkan kita untuk menggunakannya selama 30 hari. Proses pengisian kunci produk ini juga bisa kita lakukan saat Windows 7sudah selesai kita instalasi. Setelah itu, klik tombol Next untuk melanjutkan proses instalasi.
Gufron Rajo Kaciak

Gambar 14. Pengisian Serial Key Windows 7

10.  Pengaturan Update Windows 7
Selanjutnya kita akan diminta untuk menentukan proses update (memperbaharui) sistem operasi Windows 7 yang kita gunakan. Jika komputer yang digunakan terhubung ke Internet, sebaiknya gunakan pilihan Use recommended settings atau Install important updates only agar sistem operasi yang kita gunakan akan selalu diperbaharui sehingga keamanan dari sistem operasi yang kita gunakan dapat lebih terjamin.

Gufron Rajo Kaciak

Gambar 15. Pengaturan Update Windows 7

11.  Pengaturan Zona Waktu, Tanggal dan Waktu
Pada bagian ini, kita dapat menentukan zona waktu yang akan digunakan, jam dan tanggal komputer. Tekan tombol Next untuk melanjutkan proses instalasi.
Gufron Rajo Kaciak

Gambar 16. Pengaturan Zona Waktu

12.  Pengaturan Koneksi Jaringan
Jika komputer yang sedang di install terhubung ke jaringan, kita akan diminta untuk menetukan jenis koneksi jaringan yang digunakan. Adapun jenis yang dapat kita pilih adalah:
·         Home network
Pilihan ini digunakan jika komputer kita terhubung ke dalam jaringan yang dapat dipercaya, karena dalam pilihan ini, kita dapat berbagi (sharing) dokumen yang kita miliki dengan pengguna di komputer lain.
·         Work network
Pilihan ini bisa dikatakan hampir sama fiturnya dengan home network.
·         Public network
Pilihan ini digunakan jika komputer kita terhubung ke dalam jaringan publik seperti cafe dan hotspot.

Gufron Rajo Kaciak

Gambar 17. Pengaturan Koneksi Jaringan






13.  Penyelesaian Instalasi Windows 7

Setelah itu layar berganti dengan tampilan desktop Windows 7 dan proses instalasi sistem operasi Windows 7sudah selesai dilakukan.

Gufron Rajo Kaciak

Gambar 18. Finish Instalasi